Wednesday, March 09, 2011

Investasi Modal Asing

Perancis Minati Nikel dan KA


Sumber: KOMPAS, SABTU 26 FEBRUARI 2011

"Perancis sudah memastikan membangun proyek kereta api di Bandung dan nilainya sekitar 175 juta dollar AS," ujar Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta seusai berunding dengan Menteri Ekonomi, Keuangan, dan Industri Perancis Christine Lagarde.
Menurut Hatta, Perancis memastikan untuk berinvestasi membangun jalur kereta api dalam proyek Bandung Metropolitan Railway.
Perusahaan tambang Perancis, Eramet, juga memastikan untuk masuk dalam proyek pembangunan smelter (fasilitas pengolahan) nikel di Halmahera, Maluku Utara. Nilai investasi untuk membangun smelter ini adalah sekitar 5 milliar dollar AS atau sekitar Rp 45 triliun.
Untuk masuk industri itu, Perancis meminta Indonesia bersedia memberi izin usaha selama 50 tahun. Namun, Indonesia memperkenalkan aturan investasi Indonesia yang hanya memberi izin usaha selama 30 tahun, tetapi dapat diperpanjang selama 10 tahunan.
Artikel diatas adalah sebagian kecil yang saya ambil dari koran kompas. Menurut saya investasi asing yang berasal dari Perancis ini cukup bagus untuk perekonomian Indonesia dimana Pemerintah Indonesia sangat berharap adanya penanaman modal oleh perusahaan asing. Selain adanya penanaman modal, tingkat pengangguran akan berkurang karena perusahaan asing juga membutuhkan karyawan lokal yang berasal dari Indonesia. Semoga dengan adanya kerjasama perdagangan Indonesia-Perancis ini dapat membantu perekonomian di Indonesia.

No comments:

Post a Comment